HotNewsBatam.com, BATAM: NONTON BARENG (Nobar) tanpa harus mengeluarkan uang puluhan ribu rupiah, suasana santai diiringing musik jazz nan lembut kawula muda dan tua di kawasan Tiban III, Kecamatan Sekupang, meramaikan setiap jadwal sepak bola piala dunia. Apalagi, terkadang menunggu hal paling membosankan dalam melakukan aktivitas tertentu.

Mengatasi masalah kejemuan dalam menunggu jadwal pertandingan bola piala dunia 2018, manajemen 'Warunk Papan' menyuguhkan berbagai aktivitas, mulai dari permintaan lagu dari para pengunjung, ikut serta dalam live musik yang disuguhkan band yang ada, bahkan berkaraoke  ria disediakan.

Manajemen 'Warunk Papan' Tiban III mengatakan tempat kuiner yang dirancang khusus untuk kawula muda dan tua ini memang diperuntukan tempat berkumpul dan mengeluarkan inspirasi. Tak heran pengunjung dari 'Warunk Papan' mulai dari cendekiawan hingga anak muda berusia sekolah dapat berkumpul sambil berkreasi.

"Ini tempat menyalurkan kreativitas. Kami mendesign tempat ini untuk berkumpul sehingga mereka yang berkunjung ke tempat kami merasakan nuangsa yang berbeda. Tentu saja dengan makanan sekelas hotel dan tarif makanan dan minuman sesuai kemampuan kalangan muda dan tua," kata chef Yudha salah seorang manajemen 'Warunk Papan', kemarin.

Menurut dia, sajian menu saat ini yang paling digemari ada roti roast 'Warunk Papan' yaitu roti dibakar dibalut sesuai dengan keinginan para pengunjung dan diselingi dengan minuman sesuai selera. Salah satu contohnya roti roast Nutella Warunk Papan, plus black kopi Warunk Papan hanya Rp19 ribu saja.

Makanan lain yang menjadi primadona kalangan muda di tempat kuliner yang asri tersebut adalah beef steak, harganya jauh lebih murah dimana pun di Batam saat ini. Dan chef Yudha berani memberikan tantangan kepada para pengunjung soal rasa. Hingga sejauh ini berdasarkan kotak saran yang masuk hampir 98% menyukai rasa dari beef steak itu.

Hal senada juga dikatakan oleh Romasta Sibuea salah seorang manajemen di Warunk Papan, hingga saat ini hampir setiap malam tempat nongkrong tersebut ramai dikunjungi. Mereka yang datang ke untuk menikmati makanan dan minuman kesukaannya diiringi musik jazz, blues, rock memadati ruangan mereka terdiri dari kalangan dosen, mahasiswa, dan remaja sekolah. Tempat ini selain menjadi ajang kreatiivitas mulai dari musik, seni desain, dan bahasa Inggris.

"Konsep kami adalah makan enak, santai, kreatif dan bahagia. Kalangan muda banyak akan banyak menimba ilmu sambil menikmati atmosfir keceriaan. Silahkan, jika memiliki keahlian musik, dapat menyalurkan bakatnya disini," katanya. (MAX/HNB)