HotNewsBatam.com, China : Seorang mantan anggota militer China telah membunuh dirinya sendiri saat menghadapi penyelidikan korupsi.  Media pemerintah China mengatakan bahwa pejabat tertinggi itu melakukan bunuh diri saat kampanye anti-korupsi 33 tahun Presiden China Xi Jinping sedang berlangsung.

Jenderal Zhang Yang, 66, menggantung dirinya pada 23 November di rumahnya, Beijing , saat dirinya sedang diselidiki, kata kantor berita resmi Xinhua pada hari Selasa kemarin.
Menjabat sebagai Kepala Urusan Politik untuk 2 juta anggota militer China, Jenderal Zhang  termasuk di antara anggota Komisi Militer Pusat elit yang menghilang di tengah tengah rumor korupsi yang dilimpahkan kepadanya Agustus lalu.

Buletin resmi militer China, Harian Tentara Pembebasan Rakyat, mengkritik tentang kematian Zhang dalam sebuah komentar pada hari Selasa. “Zhang Yang melakukan bunuh diri karena takut dihukum! Jenderal yang sangat berkuasa mengakhiri hidupnya dengan cara yang memalukan, “tertera di media cetak tersebut.

Insiden bunuh diri yang terjadi ini menggambarkan tentang tekanan yang dibebankan pada elit penguasa China. Tindakan dan undang undang anti korupsi yang telah dibuat oleh Presiden China, Xi Jinping memasuki tahun ke 6 pemberlakuannya. Lebih dari 1.5 juta pejabat telah berhasil dijaring berkaitan dengan tindak pidana korupsi.

Pemerintah China mengakui bahwa fenomena bunuh diri pada mereka yang terdapat melakukan tindak pidana korupsi sering terjadi. Jendral Zhang merupakan pejabat paling senior yang menjadi tersangka kasus korupsi yang menghilangkan nyawanya sendiri(bunuh diri).

Tindakan keras terhadap korupsi yang dilakukan Presiden China, Xi telah membantu dirinya untuk menghapus sumber oposisi potensial selama perombakan terbesar Tentara Pembebasan Rakyat dalam jangka waktu selama 60 tahun.

Presiden China ini berjanji pada kongres partai untuk menyelesaikan pembangunan sebuah militer kelas dunia yang dapat berjuang dan memenangkan perang.

Kantor Berita, Xinhua mengatakan bahwa Jendral Zhang Yang sedang diselidiki untuk kasus terkaitannya dengan Guo Boxiong dan Xu Caihou, dua mantan wakil ketua CMC yang oleh pihak berwenang telah dituduh merencanakan untuk berkonspirasi melawan pimpinan tersebut.

Guo – seorang perwira tinggi China antara tahun dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tahun lalu. Xu meninggal karena kanker pada tahun 2015 dimana dia sedang menunggu pemutusan pengadilan militer.

Di masa lalu, pejabat yang dihukum karena menerima suap sebanyak 100.000 yuan bisa saja dijatuhi hukuman mati. Para terdakwa yang dihukum karena kasus yang dinilai “sangat serius” iaitu pelanggaran korupsi antara 1,5 juta yuan dan 3 juta yuan, termasuk penggelapan dana bantuan bencana, penggelapan uang untuk kegiatan ilegal atau menolak menyerahkan dana terlarang, juga dapat menghadapi hukuman mati berdasarkan peraturan baru. (Max/Din/HNB1)