HotNewsBatam.com, Singapura : Telah terjadi tabrakan MRT(Mass Rapid Transit) di stasiun perhentian MRT Joo Koon pada hari ini Rabu (15/11/2017). Tabrakan ini merupakan kejadian kedua kalinya dalam sejarah transportasi Singapura.

28 orang penumpang diberitakan mengalami cedera pada kejadian tersebut. 2 orang staf SMRT yang berada di kereta tersebut juga mengalami cedera ringan.

Kecelakan pertama yang pernah terjadi pada 5 Agustus 1993 dimana sebuah Kereta MRT menabrak belakang sebuah kereta lain yang sedang berhenti. Kejadian antara kedua kereta itu terjadi di statiun MRT Clementi dimana 156 orang penumpang mengalami cedera.

Pihak SMRT mengatakan bahwa sebuah kereta yang menuju ke arah Tuas Link Station terhenti di Stasiun Joo Koon sekitar jam 8.18 pagi hari ini. Semenit kemudian, kereta kedua berhenti di belakang kereta yang rusak namun bergerak maju tanpa diduga, menabrak kereta yang berada didepannya.

10 orang penumpang yang mengalami cedera dibawa ke Rumah Sakit Teng Fong dan yang lainnya di NUH (National University Hospital). 13 penumpang yang mengalami cedera ringan telah diperbolehkan pulang setelah dirawat.

Otoritas Transportasi Darat Singapura dan SMRT tidak mengatakan apa penyebab tabrakan tersebut dan investigasi tentang sebab terjadinya kecelakaan itu akan segera dilakukan.

“Kementerian Perhubungan, Otoritas Transportasi Darat (LTA) dan SMRT menghubungi penumpang yang terluka untuk menawarkan bantuan yang diperlukan,” kata LTA dan SMRT dalam sebuah pernyataan terakhir baru baru ini.

Seorang juru bicara Rumah Sakit Ng Teng Fong mengatakan bahwa di antara mereka yang terluka ada 2 orang dinilai menderita luka parah (kategori P2).

Peron di stasiun MRT Joo Koon dibarikade dengan garis polisi setelah kejadian tersebut. Sedikitnya 10 kendaraan bantuan darurat terlihat berada di luar stasiun tempat kejadian perkara.

Setelah 5 jam usai kejadian tabrakan (jam 14.00) SMRT mengumumkan bahwa layanan kereta antara statiun Boon Lay dan Tuas Link tidak dapat beroperasi selama 2 jam berikutnya. Perhentian operational ini adalah untuk mengantisipasi dan pemulihan kedua kereta yang terlibat insiden pagi tadi.

Sekitar jam 15.30 satu diantara kereta yang terlibat berhasil diderek keluar dari jalur stasiun. Pelayanan komuter jalur antara Boon Lay dan Tuas Link kembali beroperasional pada jam 17.15 walaupun laju berkecepatan tidak seperti biasanya.(Max/Din/HNB1)