HotNewsBatam.com, Jakarta : KPK hari ini akan memanggil Setya Novanto untuk pemeriksaan kasus e-Ktp dimana dia telah ditetapkan sebagai tersangka buat kedua kalinya.

Pengeacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi sedang menunggu kepastian dari Setnov jika dia akan hadir untuk pemeriksaan tersebut. Fredrich  mengaku bahwa dirinya masih menunggu konfirmasi dari Setnov terkait kehadirannya di KPK.

Dia juga enggan mengomentari tentang saran hukum kepada Setnov pada pemeriksaan perdana sebagai tersangka kedua kalinya oleh KPK.

KPK mengemukakan jadwal pemanggilan Setnov pada Senin ini tanggal 13 November untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP.

Penyidik KPK akan meminta keterangan Setnov untuk melengkapi berkas pemeriksaan tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo.

Setya Novanto telah ditetapkan kembali sebagai tersangka dugaan korupsi e-KTP pada Jumat (10/11) lalu. Ini adalah kali kedua Setnov ditetapkan sebagai tersangka setelah yang sebelumnya gugur lewat proses praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Pada Pemilu 2014 lalu, Golkar adalah partai kedua dengan perolehan suara terbanyak setelah PDI Perjuangan. Namun menurut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno potensi dan posisi Golkar bisa saja merosot keposisi 3 atau 4 akibat kasus e-Ktp yang melibatkan ketua umumnya.

Dugaan terlibatnya Novanto dengan kasus e-KTP ini sangat berdampak buruk pada Partai Golkar yang dipimpinnya. Bentuk efeknya bisa berupa keengganan masyarakat untuk memilih partai tersebut yang kemudian dapat menyebabkan kemunduran perolehan suara di Pemilu 2019 akan datang. (Max/Din/HNB1)