HotNewsBatam.com, Jakarta : Sudahkah anda registrasi ulang kartu prabayar handphone yang anda gunakan? Jika belum, anda bisa kehilangan hak untuk menggunakan nomor seluler yang mungkin telah lama anda gunakan!

Kominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) Indonesia menerapkan peraturan yang mewajibkan registrasi kartu prabayar anda dengan validasi data akurat yang tertera di NIK (Nomor Induk Kependudukan) anda. Hal ini diungkapkan Kominfo Tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

“Registrasi prabayar telah diterapkan oleh Kominfo pada 2016, meskipun sosialisasinya telah dilakukan sejak 2005. Sudah 11 tahun perjalanan untuk diimplementasikan, namun kita harus realistis karena registrasi prabayar ini tergantung pada keberadaan ekosistem dan proses sosialisasi ke masyarakat,” tutur Menteri Komunikasi dan informatika, Rudiantara S.Stat. MBA.

Penetapan registrasi pelanggan seluler merupakan upaya pemerintah untuk mencegah penyalahgunaan nomor dan perlindungan konsumen, terutama bagi pelanggan prabayar. Ini adalah tindakan pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada konsumen serta kepentingan nasional iaitu single identity. Selain itu manfaat lainnya dari penerapan registrasi ini adalah terkaitannya dengan keamanan, transparansi dan pelayanan sebagai nilai tambah untuk masyarakat.

Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli menyatakan bahwa proses registrasi bukan hal yang sulit selama mengikuti prosedur yang benar. “Registrasi kartu perdana anda bisa dilakukan dengan mengirimkan SMS ke 4444 dengan format NIK#NomorKK#,” katanya seraya mendorong pelanggan mendatarkan sendiri nomor yang dimilikinya.

Ramli juga menyatakan bahwa proses registrasi ulang akan berlangsung sampai akhir bulan Februari nanti dan dia juga menegaskan agar regestrasi dilengkapi dengan data yang sesuai dengan NIK.

“Informasi data registrasi harus sesuai dengan NIK yang tertera di Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP–el) dan KK agar proses validasi ke database Ditjen Dukcapil dapat berhasil. Proses registrasi ini akan dimulai pada 31 Oktober 2017 dan akan berakhir pada 28 Februari 2018,” jelasnya.(Max/Din/HNB1)