HotNewsBatam.com, Batam : Kapal Patroli-7005 milik Bea dan Cukai Batam masih melakukan penyisiran di sekitar Tanjung Berakit Kepulauan Riau terhadap korban yang di informasikan hilang.

Belum ada keterangan resmi dari pihak otoritas internasional dan otoritas petugas indonesia terkait soal terjadi nya peristiwa kecelakaan kedua kapal besar ini.

Peristiwa tabrakan terjadi Senin pagi antara kapal perang USS JOHN S. MCCAIN milik Amerika Serikat dengan Kapal Tanker di perairan Selat Malaka percis bagian timur Singapura
“Informasi yang kami terima langsung kami tindak lanjuti dengan langsung mengirim satu kapal patroli BC 7005 yang selalu bersedia dikerahkan dalam keadaan darurat,” kata Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea dan Cukai Tipe-B Batam Raden Evy Suhartantyo, Senin (21/8).

Seperti diketahui, ada 5 korban mengalami luka -luka sedangkan sepuluh orang di informasikan hilang. pencarian terus dilakukan oleh sejumlah tim evakuasi internasional di sekitar lokasi peristiwa kecelakaan laut di perairan selat malaka atau bagian timur Singapura.
Kapal perang milik amerika serikat dengan kapal tanker bermuatan minyak Bernama Alnic Mc Berbendera Liberia , pada pagi hari tadi sekitar pukul 06.00 WIB.

Pencarian oleh sejumlah instansi juga terlihat untuk membantu korban yang di informasikan hilang, turut juga awak media lokal yang langsung melakukan peliputan di sekitar lokasi perairan Selat Malaka tim Patroli Bea Dan Cukai Batam siang ini menurunkan kapal patroli untuk melakukan penyisiran guna mencari korban yang di sinyalir terbawa arus keperairan Tanjung Berakit Kepulauan Riau. (Max/din/HN-1)