Banyak kehidupan di pedesaan yang membuat semua orang bahagia, masa yang paling indah adalah ketika masa panen datang. Hal ini merupakan kebahagiaan bagi para petani. (din/HNB)

HotNewsBatam.com : Opini : DISADARAI atau tidak keadaan makin hari makin berubah. Perubahan yang terjadi di masa ini dan yang akan datang perlu mendapatkan perhatian untuk disikapi dan diambil langkah atau tindakan yang tepat guna menangkap peluang dari setiap perubahan yang terjadi. Di masa mendatang dimana persaingan yang ada semakin ketat dan menuntut kita mau tidak mau untuk mampu bersaing, yang unggul akan menjadi pemenang, yang tidak mampu akan tersingkir, dengan keadaan yang seperti ini paling tidak kita mampu bertahan hidup.

Kondisi yang demikian sungguh memprihatinkan khususnya bila kita mencermati masyarakat kita yang berada di daerah interland kecamatan, dan perdesaan. Bagaimana dengan kehidupan perekonomian mereka, pendidikan, sosial, dan budayanya?….Paling tidak kita dapat meluangkan waktu untuk masyarakat daerah kita, mulai kita berpikir tentang hal-hal yang dapat dilakukan yang memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi, pendidikan, sosial, dan budaya masyarakat didaerah pendesaan kabupaten karimun khususnya.

Pembangunan ekonomi dan pendidikan daerah pendesaan dapat dijadikan fokus pembangun daerah pedesaan yang berkesinambungan dalam rangka usaha menciptakan masyarakat perdesaan yang mampu dan memiliki nilai dalam menghadapi danmenyikapi perubahan dimasa akan datang. Bila dicermati dapat kita lihat potensi masyarakat dari daerah perdesaan yang masing-masing memiliki potensi yang berbeda-beda baik dari segi ekonomi, pendidikan, sosial masyarakat maupun budaya yang sedia ada, itu semua bila digali dan kembangkan ianya boleh dapat dijadikan sebagai potensi daerah yang memiliki nilai dalam kehidupan masyarakat yang bersangkutan.

Masyarakat daerah, khususnya masyarakat pedesaan yang berada dilingkungan kabupaten tanjungbalai karimun jika dilihat dari sisi kehidupan ekonominya, warga masyarakat yang pada umumnya kebanyakan nelayan yang sumber pendapat masyarakat mengharapkan dari hasil tangkapan nelayan. Kondisi ini lama – kelamaan makin mundur, ianya muali tampak dengan hasil perolehan tangkap tidak lagi seperti dahulu, dan makin sulit untuk mengharapkan sumber penghasilan dari tangkapan ikan yang ada dilaut. Kejadian fenomena seperti ini jika hal ini terus dibiarkan berlanjut dan tanpa adanya usaha tindakan untuk merubah dan memperbaikinya sudah tentu dapat dijangkakan bagaimana dengan kehidupan mereka dimasa mendatang. Kondisi akan makin memprihatinkan untuk itu perlu kiranya ada wacana dari idea yang sifatnya membangun ekonomi masyarakat perdesaan, melihat dan mencermati potensi daerah dan masyarakat yang ada di daerah pedesaan kabupaten karimun.

Pendidikan masyarakat daerah perdesaan tepat dijadikan awal dari menciptakan potensi sumber daya manusia masyarakat yang bersangkutan yang mana pembangunan sudah seharusnya tidak terlepas dari pembangunan manusianya.  Daerah-daerah pedesaan juga perlu mendapatkan perhatian dalam pembangunan SDM masyarakatnya, membekali masyarakat desa dengan pendidikan, keterampilan, dan pengetahuan yang dapat menjadi bekalnya menghadapai dan menyikapi tantangan di masa akan datang. Bagaimana caranya untuk hidup dan bertahan hidup. Kegiatan pelatihan dan pembinaan masih perlu ditambahkan bahkan untuk masyarakat daerah pedesaan kontribusi dan sumbangan intelektual muda melayu kabupaten karimun perlu disiapkan untuk menciptakan energy baru dalam lembaga dan sinergi dengan pemerintah daerah dan pembangunan daerah khususnya di wilayah kabupaten karimun. Bersatu menghimpun kekuatan menjayakan pembangunan masyarakat perdesaan yang belum terjangkau oleh tangan pemerintahan.

Apa yang menjadi kompetensi inti dari masing desa dan masyarakat yang dapat di kembangkan yang berkontribusi terhdap pembangunan daerah. Ada kala perlunya berfikir kebelakang. Daerah-daerah perdesaan selayaknya mendapat perhatian, pembinaan untuk dikembangkan sesuai dengan potensi daerahnya masing-masing dengan membuat daerah desa percontohan sebagaimana yang dicadangkan, pengembangan pembinaan yang bersangkutan akan diikuti dan ditindak lanjuti oleh daerah perdesaan lainnya di karimun.

Berbagai aspek dapat dilihat sebagai modal pembangunan dan pengembangan daerah perdesaan:

Aspek ekonomi dari kehidupan masyarakat perdesaan yang umumnya kehidupan masyarakat bersumber dari pendapatan hasil nelayan.Aspek budaya dan sejarah yang telah lama lenyap dan memungkinkan untuk digali dan dimunculkan kembali ke permukaan.

Aspek sumber daya alam (darat dan laut) dengan tersedianya area laut sebagai sumber pendapatan hasil tangkapan nelayan masih memungkinkan untuk mendapat perhatian di bina kearah pencapaian masyarakat ekonomi yang lebih baik. Dari potensi lahan di daerah daratan ianya masih memungkinkan untuk mendapat perhatian sebagai lahan garapan bagi masyarakat pedesaan, yang selama ini masyarakat perdesaan hanya mengandal pendapatan dari hasil tangkapan nelayan dan sudah sepantasnya mulai terbangun untuk melirik potensi daratan dengan daerah lahan pertanian yang sedia ada.

Aspek sumber daya manuasia, keterbatasan sumber daya manusia di daerah pedesaan ianya sudah semestinya dilihat sebagai suatu peluang yang dapat di tumbuh kembangkan bagi pembangunan daerah berkenaan. Berbagai program pendidikan dan aktivitas perdesaan dapat dilaksanakan bagi menumbuh kembangkan kemampuan sumber daya manusia yang ada diperdesaan.

Aspek pendidikan, masih rendahnya tingkat pendidikan di daerah perdesaan hendaknya dijadikan dasar bagi meningkatkan taraf pendidikan dan pengembangan pendidikan di daerah perdesaan bagi mendorong tingkat pendidikan yang merata dan setara dengan pendidikan di daerah perkotaan.

Kolaborasi dari berbagai aspek yang ada bagi mendapatkan model pembangunan dan pengembangan daerah pedesaan khususnya di kawasan kabupaten tanjungbalai karimun provinsi kepulauan Indonesia.

Sudah waktunya kita memulai dan terus berusaha berbuat dengan sumberdaya yang ada yang kita miliki, jika kita berbuat sudah tentu kita boleh berharap dan tau ada perubahan yang lebih baik yang terjadi,…….jika kita tidak memulai dan berbuat sudah tentu tiada apa perubahan yang lebih baik yang boleh kita harapkan***

Penulis: Hazriyanto, S.E., M.M. (Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Putera Batam)

Hazriyanto/dok